Jumat, 24 Mei 2013

Muhasabah yuks..

Satu kata dalam hati, dalam diri. jangan berhenti, atau kau mati.

Siapa bilang hidup akan dilalui dengan mudah. semua pernah merasakannya. gelimang kesusahan hidup. gelimang masalah dan pertanyaan. namun sahabat, kita punya DIA, tempat bertanya, tempat mengadu. kita punya tempat berkeluh kesah. Dialah tempat kita mengadu.

Hidup akan selalu memberi kita pilihan, namun mereka yang memilih ALLAH sebagai tempat berpulang segala sesuatu akan merasakan ketenangan dalam hidup.

bukankah hidup memang tempat kita diuji?

bukankah kita tengah menjalani berbagai cuplikan episode dari sang Maha pengatur segalanya. maka berat memang hidup, bagi mereka yang memilih menjauh. berat nian dirasakan bagi mereka yang malas meminta. titian hidup dirasa panjang dan terjal bagi mereka yang bermalas masalan melaksanakan perintah-Nya.

pagi, siang, malam. semua dipergilirkan. ada malaikat malaikat penjaga disana. ada lembaran lembaran yang menunggu tuk ditulis.

semoga.. kita mampu menepis segala kemalasan dalam diri..

Allahumma inni 'audzubikaa minal'ajlii walkasaali.. Ya Allah kami mohon dijauhkan dari rasa lemah dan malas (Dzikir Alma'tsurat)

Refleksi Diri, akhir Mei 2013

*gambar ilustrasi taken from web

Rabu, 15 Mei 2013

First time goes to the ITC Cempaka Mas

Ada banyak kisah pada tiap nafas yang diberikan-Nya, ada senyum yang terlukis dalam tiap detak jantung kita,
Dan pada akhirnya.. Hanya kepada-Nya lah segala berpulang..
(sudut ITC, 2013)

Hari ini, ada senyum. Pertama kali Aisyah menginjakkan kaki ke ITC Cemas (cempaka mas ^^)
Seru, karena ada kakak Najwa dan Kakak Syauqi yang ikut serta.

Kakak Najwa hanya terpaut 2 bulan usia nya dari Aisyah, tapi jangan ditanya, cereweeet minta ampun. Lagu anak-anak dia sudah hafal. Suka menggoda pembicaraan orang lain. She is smart. Dan, kembali, si emak ini compare with my lil princess..

Aisyah kok belum bisa satu kata pun ya.. Alhamdulillah, Aisyah sudah mengerti setiap diajak komunikasi, minta tolong ambilkan ini itu Alhamdulillah bisa dikerjakan. Kami menanyakan perihal kejadian yang dilihat atau dialami juga Aisyah menerangkan dengan suara 'uu uu uu' dan gesture tubuh nya. Kadang berbentuk 'kata' seperti 'baba, tada, mada, maka, peda, peta, ata' seperti itu.
Tapi belum ada kata yang keluar yang kami fahami..

Lalu, oneday datang seorang kerabat kami lainnya, dengan anak laki-laki nya. Usia 3 tahun 2 bulan. Secara verbal ia mampu menyusun kata, kalimat, celotehan (cerewet bahkan), motorik kasar dan halus bagus.. Tapi secara psikologis rupa nya ia masih belum menunjukkan kemandirian, bahasa asing nya 'kolokan' :)

Bangun tidur minta digendong, diajak keluar rumah dulu baru diam, kalau tidak ia akan menangis keras. Belum lagi kalau ada sesuatu yang diinginkan, ia akan memverbalkan dengan tangisan. Dan akan mengeras jika tidak dituruti. Almost crying most of time. Dan rumah kami pun ramai..

So moms, ternyata, kecakapan, kecerdikan, kefasihan, kematangan emotional, tak bisa diukur dengan sebuah satuan usia. Dan tak bisa dipukul rata untuk semua anak. Alhamdulillah (semoga tetap begitu ya sayang), Aisyah Alhamdulillah mudah diarahkan, mudah diberi pengertian, berhati-hati (cermat mengamati sesuatu), dan tidak serta merta menangis kuat jika ada keinginannya yang tidak dituruti (kecuali minta naik tangga hehe), dan akan berhenti jika dialihkan dengan yang lain.

Ketika berjalan beriringan di ITC tadi, dua saudara Aisyah mendapat balon, kecuali Aisyah, aku ingin melihat respons nya (sekaligus belajar untuk tidak selalu menuruti kemauannya), ia menunjuk nunjuk balon saudara nya. Ia ingin memegang. Ia mulai merengek dengan suara pelan.. Aku mencoba membujuk 'Aisyah sayang, Aisyah ada mainan lain tuh.. (sambil menunjuk mainan karet yang tadi dibeli), jadi Aisyah pegang ini saja ya..' ia diam memegang mainan karet, tapi mata nya tak lepas dari balon. Ketika dipinjami balon tersebut, nampak mata nya berkerjap riang "ah senangnya sayang.. Aisyah belajar mengendalikan kemauan Aisyah ya.."

Alhamdulillah, betapa Allah Maha Rahmaan, semoga, oneday, ketika saatnya datang, kata-kata Aisyah akan meluncur dari bibirnya.. Dan insyaAllah umi selalu diberi kekuatan, kesabaran, dan rasa syukur agar selalu dapat menangkap berbagai kecerdasan demi kecerdasan lainnya yang diberi oleh-Nya..

Dan, tadi, melihat kakak Najwa pinter makan dengan lahap, Aisyah membuka mulut lebar (laper juga kali ya nak hehe..)

Ah senangnya.. Apa pun itu, mari belajar dari hamparan hikmah, anak-anak kita, keponakan, murid-murid, merekalah guru guru kecil dalam kehidupan..

Met istirahat sayang..
Umi love you.

(Mei, 2013)

Selasa, 14 Mei 2013

Balada Makan Aisyah 20 month

Buat Full Time Mother tantangan terberat (untuk saya pribadi ya) adalah memberi Aisyah makan.. Rasa nya simple. Buka mulut, kunyah, telan.

Tapi untuk princess kecil saya yang insyaAllah september ini berulang tahun kedua, ternyata tidak semudah itu.. Dari awal mpasi dia bukan pecinta makanan. Lepeh, malas buka mulut, geleng geleng, jadi menu sarapan saya sehari-hari.

Airmata, stres, pening, sampai suka bengong dan ketawa sendiri (hehe gag separah itu deng #dramatisasi) sudah saya lalui. Semua berujung dengan gtm atau gerakan tutup mulut si cantik ini.

Tadi pagi, perkedel, mie tumis ayam, roti labu, puding, semua disiapkan untuk cantikku ini. Perkedel kecil dihabiskan, mie dapat empat suap, nasi? Hoho sudah barang tentu tak akan disentuh. Yap, sungguh menguras emosi. Lari sana sini, nyanyi, semua dilakukan untuk biar si kecil mau makan.

Walhasil, sampai waktu bobok siang 'hanya' itu yang masuk ke perutnya. Biasa nya jurus andalan saya jagung rebus, wortel kukus pasti jarang ditolak. Tapi tadi mungkin terlanjur ngantuk, semua ditepis.

Ya, inilah balada seorang ibu. Happy bercampur mellow. Apalagi berat badan anakku termasuk kecil mungil. Every eye seems like blaming on me, of course i'm her mother.. Tapi believe me, i've tried best i can do.

InsyaAllah waktu berganti, hari berlalu, dan cerita indah nyuapi Aisyah, perjuangan memberi makannya, even sekarang aku jadi hobi masak karena Aisyah, akan jadi momerable yang membuat senyam senyum.. Meanwhile.. Umi akan terus berusaha memberi Aisyah makanan, asupan bergizi, semoga BB Aisyah tetap naik ya..

Wish me luck moms :)

Akhirnya.. Ngeblog lagi.. :)

Ternyata ngeblog itu ga mudah ya, apalagi dari handphone.. Bolak balik install aplikasi nya, daftar dengan berbagai account, akhirnya, Alhamdulillah jadilah blog sederhana saya.. Pertama kali nge blog lagi, setelah 'wafat' nya dinasti Multiply..

InsyaAllah, semoga bisa bermanfaat untuk saya pribadi. Berusaha meninggalkan ceceran renungan, uneg uneg, memori, kreasi, dan hal-hal sepele lainnya.. Apapun itu, terlalu sia-sia jika dibiarkan begitu saja..

So, Bismillah.. Moga barokah ya..
Welcome to myhome :)